Wednesday, January 13, 2010

POST 9



 

Rabu, 13 Januari 2010

Top of Form

Cari berita

Bottom of Form

Penasihat Kerajaan Saudi: Islam Larang Al-Qaida

Rabu, 13 Januari 2010 | 13:40 WIB | Posts by: Satwiko Rumekso | Kategori: Afrika, Berita Terkini, Internasional | ShareThis

Riyadh-Seorang ulama terkemuka Arab Saudi mengatakan menjadi anggota Al-Qaida dilarang menurut Islam. Dalam wawancara dengan surat kabar Saudi Okaz yang terbit hari Selasa, Sheikh Abdul Mohsen Al-Obeikan mengatakan siapa pun yang menjadi anggota organisasi teroris itu tidak lagi mengikuti jalan Islam yang benar.

Obeikan, seorang penasihat kerajaan Saudi, mengatakan umat Islam tidak boleh melawan pemimpin mereka, menciptakan perselisihan, atau "menghalalkan pertumpahan darah orang Islam lainnya kalau tidak berhak melakukannya."

Ulama itu juga menghimbau para anggota Al-Qaida di Yaman agar menyerahkan diri kepada pihak berwenang.voa

Berita Terkait

  • Tak ada berita terkait

TAG
al-qaida haram

Beri komentar

Mohon perhatian, kami tidak akan meloloskan komentar yang berisi makian, SARA, hinaan dan kata-kata kotor lainnya, harap maklum

Top of Form

Nama (Usahakan nama lengkap)

Email (Wajib diisi, tidak ditampilkan)

Website


 


 

 

   
   

Type the two words:Type what you hear:Incorrect. Try again.

 

 

  


 


 


 

Bottom of Form

Dewi Perssik Tunggu Janji Ahmad Dhani

Kencing Astronot Sumbat Sistem Daur-ulang Air Stasiun Ruang Angkasa

Copyright ©2008 SURYA Online - All rights reserved | Email: redaksi@surya.co.id | This page is best viewed with Firefox

online stats

POST 10

Rabu, 13 Januari 2010

News FeedComments


Poskota > Home / Nasional / Koarmabar Peringati Tahun Baru Islam

Koarmabar Peringati Tahun Baru Islam

Rabu, 13 Januari 2010 - 15:57 WIB

| More


JAKARTA (Pos Kota) – Peringatan Tahun Baru Islam 1431 H pada hakekatnya merupakan sarana untuk mengingat dan mengenang kembali suatu peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam, yaitu peristiwa hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW beserta kaum muslim dari Mekkah ke Madinah 14 abad yang lalu.

Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah perjuangan umat Islam dalam mengembangkan syiar Islam ke seluruh penjuru dunia sekaligus dijadikan titik awal penentuan kalender Islam.

Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Marsetio, M.M mengatakan itu dalam sambutannya dibacakan oleh Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Hari Bowo pada acara peringatan Tahun Baru Islam 1431 H di Gedung O.B Syaaf Markas Komando Armabar Jalan Gunung Sahari No. 67 Jakarta Pusat, Rabu (13/1).

Lebih Lanjut Pangarmabar mengatakan, Peringatan ini diharapkan dapat memperbaharui kesadaran seluruh personel Koarmabar terhadap keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mengadapi cobaan yang sedemikian berat guna menegakkan nilai-nilai luhur ajaran Islam.

Kebesaran jiwa yang terpancar dalam wujud kesabaran dan ketabahan serta dilandasi oleh keteguhan iman Baginda Rasul, pada akhirnya mendapat titik terang dalam menemukan jalan menuju kemudahan dalam rangka mendakwahkan Islam, dengan tujuan untuk mementapkan keimanan dan ketaqwaan dalam rangka membangun Ukhuwah Islamiyah.

Refleksi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, pada dasarnya dapat diimplementasikan kepada pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Trisila Angkatan Laut yang tercermin dalam jati diri setiap Prajurit TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu, tema yang digariskan dalam peringatan Tahun Baru Islam kali ini adalah "Jadikan hikmah Tahun Baru Hijriyah 1431 H/2010 M, untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI sebagai alat pertahanan negara yang dilandasi kekuatan moral dan kultural bangsa manuju hari esok yang lebih baik.

Sedangkan Ustadz KH. Yusuf Mansyur dari pimpinan pondok pesantren Tahfidz Darul Quran Tangerang selaku penceramah dalam siraman rohaninya menekankan pentingnya Sedekah bagi setiap umat manusia hal ini guna meningkatkan keimanan. Karena Alloh SWT menjanjikan pahala yang berlipat bagi setiap muslim yang secara ikhlas melaksanakan sedekah. (dispenarmabar/syamsir)


Baca Juga

  • No Related Post

Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id

Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id



Berita Lain


13/01/2010 - 18:35 WIB

Paska Gempa, Kekacauan Terjadi di Haiti

DPR Tak Perlu Kembalikan Surat Presiden

13/01/2010 - 18:18 WIB

RUU Cabut Perpu JPSK

13/01/2010 - 18:14 WIB

Komjak Serahkan Data Jaksa Nakal ke Satgas PMH

13/01/2010 - 18:07 WIB

Pedagang Sepatu Ngaku Brigjen Tipu Tamatan SMA

13/01/2010 - 18:04 WIB

180 Kamar di LP Sukamiskin Disiapkan untuk Koruptor

Copyright © 2009 · All Rights Reserved · Poskota Theme by Poskota · Masuk log

Loading...

   
   
   

POST 9




Top of Form


 

Bottom of Form


 

  

Google Bantah Melindungi Islam


GOOGLE

Google Suggest tidak menampilkan frasa apapun jika pengguna mengetik Islam is.


 

Selasa, 12 Januari 2010 | 20:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyedia layanan search engine terbesar dunia, Google, membantah telah membela kepentingan Islam di atas agama lainnya. Pernyataan tersebut menjawab tuduhan bahwa Google telah menyensor kata-kata kunci yang anti-Islam dalam hasil pencariannya. 

Coba jika pengguna Google mengetik kata "Christianity is" (Kristen adalah) maka dalam kotak pencarian akan langsung muncul daftar rekomendasi frasa yang bernada negatif. Begitu juga jika pengguna mengetikkan "Buddhism is" (Buddha adalah), hanya sedikit yang sesuai dan positif.

Namun, saat diketik "Islam is" kecenderungan yang sama tidak terjadi malah tidak muncul rekomendasi apa pun. Hal tersebut menuai kecurigaan bahwa Google mungkin memberikan proteksi terhadap keyakinan penganut Islam tetapi tak menerapkannya kepada penganut keyakinan lainnya.

Rekomendasi yang diberikan fitur Google Suggest tersebut pada dasarnya dibuat sebagai penolong untuk mempercepat hasil pencarian yang sesuai dengan keinginan. Hasil yang ditampilkan merupakan analisis dari frasa-frasa yang paling sering dipakai oleh semua pengguna Google.

Fitur tersebut juga bertujuan untuk menyaring istilah pornografi, kata-kata kotor, dan istilah yang mengandung kebencian dan kekerasan. Google memiliki kekuatan untuk menyensor kata-kata tertentu jika ada saran atau pengaduan khusus.

Namun, Google membantah jika dikatakan selama ini melakukan sensor terhadap kata-kata yang menyerang Islam. Sebaliknya, Google memperkirakan bahwa hasil pencarian tentang Islam yang tidak muncul rekomendasi apa pun karena kesalahan software. "Ini sebuah bug dan kami tengah bekerja untuk memperbaikinya secepatnya," ujar juru bicara Google seperti dilansir Telegraph.

Buktinya, kalau mengetik kata kunci "Islam must", maka juga keluar frasa bernada negatif. Juga untuk "Christianity must" dan demikian halnya pada "Buddhism must". Nah, kalau "Jewish is", "Jewish must", "Yahudi is", dan "Yahudi must" tentu beda lagi hasilnya.

WAH



Editor: wah

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda

Top of Form

Share on Facebook    Share on Twitter

A
A
A

Bottom of Form

komentar anda

indra @ Rabu, 13 Januari 2010 | 17:07 WIB
no comment lah .... kalau pun benar memang kenapa ? gak usah lah iri hati, dan saya pun lebih setuju kalau perlu semua agama saja di protek biar tidak ada saling hujat apalagi hinaan yang hendak memecah belah persatuan dan kesatuan umat manusia di bumi tanpa ada bukti otentik. biar semua pada mengerti bahwa hidup bersama dalam damai itu indah bahkan lebih indah dari agama manapun . lakum dinukum waliyadin ...kingdom of heaven

kueni @ Rabu, 13 Januari 2010 | 17:05 WIB
orang yg bnr2 beriman tdk akan pernah memaksakan penganut agama lain utk menyakini bhw agama yg dianutnya itu paling benar. kalo selalu menyebutkan bhw agamanya itu paling benar,sama saja boong tidak beriman.

dEby... @ Rabu, 13 Januari 2010 | 16:44 WIB
smua agama sma aturan n pantangan ny... bgitu jga ajaran nya... jd jan ngrasa agama sndri yg plg bnar... INTROPEKSI DIRI dlu lha,bRu bErkomntar....

Papa Koko @ Rabu, 13 Januari 2010 | 16:37 WIB
lagi-lagi ditarik ke soal agama bosan ah.......mending instrospeksi, masing2 kita ini sudah bener apa belum?

edy gunawan @ Rabu, 13 Januari 2010 | 15:50 WIB
kapan kita ini bisa berpikiran yg positif...bodoh bngt...cari duit yg banyak,ini ,,cari ribut yg banyak...

46 Komentar

12345678910

Posting komentar anda

Top of Form


 

Nama


 

Email


 

Komentar


 

Security Code



 


 

Bottom of Form

  


FEATURE

Senin, 11 Januari 2010 | 22:23 WIB
Aat, Pembuat Wedash Antivirus Pembasmi Virus-virus Lokal
Rasa penasaran dan ketertarikan untuk mendalami virus membuat Aat lantas berkecimpung serius dalam dunia pemrograman komputer.

  


 

Rubrik: Nasional
Regional
Internasional
Megapolitan
Bisnis & Keuangan
Kesehatan
Olahraga
Perempuan
Properti
Sains
Travel
Otomotif
Pilkada

Situs: KOMPAS.com
Bola
Entertainment
Tekno
Otomotif
Forum
Images
Mobile
Cetak
PasangIklan
mp-ws-04

Surat Kabar

Majalah dan Tabloid

Penerbit

Media Elektronik

Industri dan Lain-lain

Hotel & Resort

| About Kompas.com | Info iklan | Privacy policy | Terms of use| Karir | Contact Us |
© 2008 - 2009 KOMPAS.com — All rights reserved